REMEMBER IT...!


سبحان الّذي يسبّح الرّعد بحمده والملائكة من خيفته

Langit mulai gelap tertutup awan mendung yang semakin memekat. Pertanda musim hujan mengawali haknya. Pergeseran cuaca kali ini cukup membuat sebagian masyarakat terjangkit demam, flu dan sejenisnya. Tak jarang, saat hujan turun kemuka bumi ini didampingi oleh guruh nan gemuruh dan kilat yang menyala-nyala. Tak sedikit dari kita dikejutkan oleh suara guruh yang begitu menderu, bukti keagungan Rabb pemilik kekuasaan semesta. Rasa takut, terkejut seketika menjadikan hati dan badan gemetar, tak kuasa berlaku apapun.

Tak sedikit diantara kita yang berteriak lantaran terkejut mendengar gemuruh yang berseru. Setiap kali melihat fenomena ini, selalu teringat pesan ayah dalam suatu peristiwa yang begitu melekat dalam benak dan mungkin tak akan terlupakan. Hujan deras mengguyur daerah kami sore itu. Seketika kilat menyala disusul dengan gemuruh yang yang begitu dahsyat. Tanpa berfikir panjang, ibu dan keempat anaknya waktu itu beranjak memeluk ayah yang begitu tenang mendengar gemuruh yang sangat dahsyat. Setelah kami tenang, ayah berpetuah pada kami: "Jika kilat sudah mulai mengkilat, jangan lupa baca do'a. InsyaAllah ketika guruh bergemuruh tak akan terkejut mendengar suaranya." Seketika kami tersadar, kami selalu lalai akan tashbih pada Sang pencipta guruh.

Sejak peristiwa tersebut kami selalu ingat dan merealisasikannya, dan alhamdulillah rasa terkejut yang kami rasakan dahulu tidak lagi kunjung hinggap dalam hati kami. Kini telah kami rasakan hikmah membaca do'a ketika kilat bersambar dilangit, maka tidak merasa terkejut ketika guruh bergemuruh. Segala sesuatu memang butuh pembiasaan. Membiasakan diri dengan hal-hal yang positif akan berujung baik, indah dan bermanfa'at. Rasa syukur tak henti-hentinya terucap pada Sang pemilik kehidupan. Rasa terima kasih tak luput pada ayah yang mengajarkan makna kehidupan.

Postingan populer dari blog ini

ISTIQOMAH SAMPAI HUSNUL KHOTIMAH

TAKLIM YUUK..

KESEMUAN YANG NYATA

LANGIT...

MEMAAFKAN